KEPALA DESA KARANG BAHAGIA MAKSIMALKAN PELAYANAN YANG BERKUALITAS

Bekasi Karang Bahagia 15/03/2019

Saat ini Warga Desa Karang Bahagia sedang di hebohkan dengan panasnya kabar gugatan di PTUN Bandung, dengan adanya gugatan dari beberapa calon Kepala Desa dalam ajang Pilkades tahun lalu.

Saat di konfirmasi dari Awak Media Donay Kepala Desa Karang Bahagia Menegaskan bahwa Proses gugatan di PTUN Bandung masih berlangsung Kami selaku tergugat masih mengajukan Banding dan
Proses ini Kami serahkan
Kepada pihak yang berwenang’ tegasnya.

Lanjut Donay saat ini dirinya (Donay-red) dan perangkat Desa Karang Bahagia tetap fokus pada program Desa yang sudah di jalankan dan akan memaksimalkan pelayanan baik dari segi pelayanan administrasi dan lainnya, dengan sudah di terimanya anggaran Dana Desa tahap satu yang di gelontorkan Pemerintah Pusat semua sudah di relisasikan dalam bentuk pembangunan insfratuktur maupun kegiatan lainnya, pungkasnya.

Menurut salah satu warga Desa Karang Bahagia “Latif”saat di wawancarai Awak Media memaparkan ” Memang benar saat ini warga Desa Karang Bahagia di gemparkan dengan adanya gugatan di PTUN Bandung terkait SK Bupati no 141, tapi Kami warga Desa Karang Bahagia tidak terlalu jauh memikirkan itu yang Kami inginkan program Desa dan pelayanan tetap berjalan selama proses hukum berlangsung dan belum ada keputusan serta ketetapan yang sah dan berlaku Donay adalah Lurah Desa Karang Bahagia, ujarnya.

Dan Awak media berhasil mewancarai Sekdes Karang Bahagia ” Deden, menjelaskan Rencana pembangunan insfratutktur kedepan akan di maksimalkan salah satunya pengajuan mobil ambulance Desa yang sudah di anggarkan di Musrembang Desa dan Kecamatan akan terealisasi tahun ini, Dan akan merenovasi bangunan Desa yang sudah usang, dengan anggaran Dana Desa tahap berikutnya, tegasnya.(IWO INDONESIA)

KABAR SUNARYA NEWS

TEMPAT NGAJI KU SUDAH RAPUH, MUARA BUNGIN YANG TERLUPAKAN

Hari ini aku merasa sedih ketika tak kala aku melihat anak anak dengan giat nya mengaji menuntut ilmu agama Islam yang sangat ku cintai.

Namun apalah daya kami warga Kampung nelayan Muarabungin Desa Pantaibakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi. Hanya bisa ngusap dada dengan tempat yang sangat usang dan rapuh.

Mushola itu kami bangun dahulu dari hasil kami bergotong royong, tak pernah kami mendapat bantuan dari pemerintah.

Jujur kami sangat menjerit menangis sebagai warga kabupaten Bekasi yang terasingkan, kami iri dengan karawang yang hanya sungai muara yang memisahkan kami.

Lihat lah jalan di sebrang jalan yang indah, rapih, nikmat untuk dilalui di saat musim hujan.

Tapi kami di sini orang kabupaten Bekasi yang katanya pusat industri terbesar di Asia Tenggara. ??? Jalan hancur, dan tak pernah di perhatikan sama sekali. Kami iri dengan karawang.

Sebetulnya kami malu meminta bantuan terus menerus kepada dermawan dan pemerintah namun hasil nya selalu nol (0).

Namun kali ini kami memohon bantulah anak anak kami untuk nyaman dalam mencari ilmu di tempat mengaji mereka, musholla kecil kami.

Kami teriak karena jangankan untuk membangun musholla, untuk mencari ikan pun kami sulit karena muara yang semakin dangkal.

Kami tak pernah merasakan yang sering di bilang pesta pantai yang selalu di adakan di muara gembong. Apalah arti sebuah acara yang hanya sebagai pencitraan para orang orang pemerintah kabupaten Bekasi, namun kami di sini menjerit terlupakan.

Bantuan donasi, untuk tempat mengaji anak anak kami

Klik link di bawah jika anda ingin membantu kami.

https://kitabisa.com/bantutempatngaji

IWO INDONESIA / BANG_BRENGKOS & NUR AKBAR MELAPORKAN

DESA KARANG SENTOSA SIAP MELAKUKAN PEMBENAHAN DALAM PELAYANAN

Karang Sentosa 15 /03/2019
Pembangunan insfratuktur yang sedang di galakan oleh pemerintahan Desa di seluruh Indonesia semakin gencar dana Desa yang sudah di gelontorkan oleh Pemerintah Pusat menjadi daya dobrak untuk membangkitkan laju ekonomi di tingkat Desa.

Desa Karang Sentosa Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi yang siap membenahi di segala bidang baik pelayanan, infrastuktur maupun kegiatan Pemberdayaan Masyarakatnya.

Karta Wijaya selaku Kepala Desa Karang Sentosa ketika di wawancarai Awak Media menjelaskan bahwa Desa Karang Sentosa siap memberdayakan perkonomian warganya, salah satunya Dia ( Karta wijaya) akan menyerap beberapa warganya untuk bekerja di dua belas perumahan yang berada di wilayahnya, yaitu sebagai tenaga Security dan Kebersihan, yang tersebar dari enam puluh dua Rukun Tetangga ( RT ).

Lanjut nya, mudah mudahan akan terserap sebayak 248 orang yang akan di pekerjakan di perumahan perumahan.
Karena di wialayahnya sudah beralih fungsi dari
Pertanian menjadi perumahan, dan harus mempunyai terobosan terobosan baru untuk mencari solusi untuk warganya. pungkasnya.

Awak Media juga menyambangi kantor Desa Karang Sentosa, dan berhasil mewancarai Sekdes H.Maryudin dan Kasi Pemerintahan Desa Karang Sentosa Sartono Suwandito yang akrab di sapa Ogen.

Dalam wawancara tersebut Maryudin (Sekdes-red ) memaparkan, bahwa Kami ” Aparatur Pemerintahan Desa karang Sentosa siap membenahi seluruh pelayanan di Pemerintahan Desa” serta akan membangun sarana ruangan yang belum ada seperti ruangan BPD, Karang Taruna, ruangan Babinsa dan Bimaspol.

Ogen menambahkan dalam perencanaa tahun ini yang sudah di Musrembangkan, baik tingkat Desa maupun Kecamatan, akan menambahkan dua lantai untuk ruangan tersebut.Dan Alat tulis Kantorpun sudah di lengkapi dari komputer yang hanya ada satu kini sudah ada penambahan agar memperlancar pelayanan kepada Masyarakat tegasnya.(Tim IWO INDONESIA)

KABAR SUNARYA NEWS

KABID DINAS KEBERSIHAN  LINGKUNGAN HIDUP ANGKAT BICARA TERKAIT PENUTUPAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMAPAH DI BURANGKENG SETU

Cikarang pusat,14/03/2019

Pasca di tutupnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS)di Burangkeng Setu Kabupaten Bekasi berakibat sampah sampah pasar di wilayah Kabupaten Bekasi tidak teratasi, Salah satunya di Pasar Cikarang sampah menumpuk sampai ke trotoar jalan di depan Sentra Grosir Cikarang (SGC).

Dalam pantauan Awak Media, Rabu sekitar pukul 21.00 WIB mulai di bersihkan dengan menggunakan alat berat (Escavator),di karenakan sampah yang semakin banyak dan mulai menumpuk.

Ketika di konfirmasi Awak Media kepada salah satu pedagang pasar yang tidak bersedia di sebutkan namanya memaparkan, sampah
Menumpuk sudah hampir Satu pekan di sebanyak Tempat Pembuatan Sampah Akhir yang berlokasi di Burangkeng di tutup karena adanya aksi penolakan warga sekitar TPS tersebut, dan malam ini baru bisa di bersihkan menggunakan alat berat dan angkutan Dumtruk dari Dinas Lingkungan Hidup,ujarnya.

Ketika Awak Media mengkonfirmasi Dody Agus.S selaku Kepala bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi memaparkan sampai saat ini TPS (Tempat Pembuangan Sampah) di Burangkeng masih belum bisa di buka kembali karena belum ada titik temu dengan tuntutan warga Burangkeng yang tergabung dalam tim 17, yang menuntut uang kompensasi untuk seluruh warga Burangkeng.
Lanjut Dody ” Saya selaku Kabid Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi hanya memfasilitasi tuntutan aspirasi warga Burangkeng kerena bukan wewenang nya tegasnya.
Dalam tuntutan warga tersebut sebagian sudah terpenuhi seperti pembangunan insfratruktur,pendidikan, kesehatan hanya satu tuntutan yang belum terpenuhi terkait uang kompensasi kepada warga Burangkeng.

Dan TPA Burangkeng masih belum bisa dibuka sampai saat ini,karena belum ada kesepakatan dan titik temu dengan warga Burangkeng, pendekatan persuasif masih di lakukan oleh dinas terkait.Sampai berita ini di turunkan belum ada kejelasan kapan di buka kembali TPA Burangkeng (Ss IWO Indonesia)

KABAR SUNARYA NEWS

KABID DINAS KEBERSIHAN  LINGKUNGAN HIDUP ANGKAT BICARA TERKAIT PENUTUPAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMAPAH DI BURANGKENG SETU

Cikarang pusat,14/03/2019

Pasca di tutupnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS)di Burangkeng Setu Kabupaten Bekasi berakibat sampah sampah pasar di wilayah Kabupaten Bekasi tidak teratasi, Salah satunya di Pasar Cikarang sampah menumpuk sampai ke trotoar jalan di depan Sentra Grosir Cikarang (SGC).

Dalam pantauan Awak Media, Rabu sekitar pukul 21.00 WIB mulai di bersihkan dengan menggunakan alat berat (Escavator),di karenakan sampah yang semakin banyak dan mulai menumpuk.

Ketika di konfirmasi Awak Media kepada salah satu pedagang pasar yang tidak bersedia di sebutkan namanya memaparkan, sampah
Menumpuk sudah hampir Satu pekan di sebanyak Tempat Pembuatan Sampah Akhir yang berlokasi di Burangkeng di tutup karena adanya aksi penolakan warga sekitar TPS tersebut, dan malam ini baru bisa di bersihkan menggunakan alat berat dan angkutan Dumtruk dari Dinas Lingkungan Hidup,ujarnya.

Ketika Awak Media mengkonfirmasi Dody Agus.S selaku Kepala bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi memaparkan sampai saat ini TPS (Tempat Pembuangan Sampah) di Burangkeng masih belum bisa di buka kembali karena belum ada titik temu dengan tuntutan warga Burangkeng yang tergabung dalam tim 17, yang menuntut uang kompensasi untuk seluruh warga Burangkeng.
Lanjut Dody ” Saya selaku Kabid Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi hanya memfasilitasi tuntutan aspirasi warga Burangkeng kerena bukan wewenang nya tegasnya.
Dalam tuntutan warga tersebut sebagian sudah terpenuhi seperti pembangunan insfratruktur,pendidikan, kesehatan hanya satu tuntutan yang belum terpenuhi terkait uang kompensasi kepada warga Burangkeng.

Dan TPA Burangkeng masih belum bisa dibuka sampai saat ini,karena belum ada kesepakatan dan titik temu dengan warga Burangkeng, pendekatan persuasif masih di lakukan oleh dinas terkait.Sampai berita ini di turunkan belum ada kejelasan kapan di buka kembali TPA Burangkeng (Ss IWO Indonesia)

KABAR SUNARYA NEWS

BENAR KAH ANGGARAN JEMBATAN CIPAMINGKIS CIBARUSAH KABUPATEN BEKASI MENCAPA 1,5M

Kamis,14 Maret 2019

Beskai kamis 14 maret 2019

Masyarakat Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi di hebohkan dengan ambruknya Jembatan Cipamingkis yang bertempat di Dua Desa antara Desa Cibarusah Kota dengan Sirnajati.

“Dikutip dari halaman http://www.megapolitan.antara.com yang terbit pada tanggal 05 April 2018, yang menyebutkan bahwa anggaran pembangunan Jembatan Cipamingkis di anggaran kan sebesar Rp. 1,5 Milyar, hal tersebut di ungkapkan oleh H. Kardin, S.IP, Msi. Pada saat H. Kardin, S. IP, Msi saat menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi.

” Menurut H. Kardin S.IP ,Msi sudah langsung dibikin kok RAB (Rencana Anggaran Biaya) nya sehingga mudah-mudahan perbaikan bisa segera dilakukan dalam waktu dekat, sudah dianggarkan Rp 1,5 milyar,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Kardin, di Cikarang, Jum’at.

Dia mengatakan kalau sumber anggaran perbaikan jembatan berasal dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Bekasi.

“Itu anggaran tanggap darurat akibat musibah bencana dari Bappeda,” katanya. Di dari http://www.megapolitan.antaranews.com

Banyak warga yang bertanya benarkah jembatan Cipamingkis di bangun dengan anggaran 1.5 Milyar dan benarkah anggaran tersebut di relisasikan sepenuhnya untuk pembangunan Jembatan Cipamingkis Cibarusah Kabupaten Bekasi. Baron (IWO Indonesia)

KABAR SUNARYA NEWS

SURYONO WASEKJEN DPP IWO INDONESIA MEMINTA DINAS PUPR TINJAU DOKUMEN LELANG JEMBATAN

CIPAMINGKIS.

Rabu,,13 Maret 2019

CIBARUSAH – BEKASI: Kondisi Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, benar – benar sedang di uji oleh Allah SWT, beberapa bulan lalu, masyarakat Kabupaten Bekasi di hebohkan Oleh, pemberitaan di tetapkan nya Kepala Dinas PUPR H Jamaludin menjadi salah satu tersangka, gratifikasi Mega Proyek Meikarta.

“Belum berakhir sampai di situ masalah yang menimpa Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, kali kedua masyarakat di hebohkan oleh robohnya, jembatan “CIPAMINGKIS” Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi.

Dalam keterangannya Sekertaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Saudara Iman Santoso menyebutkan bahwa penyebab Jembatan Cipamingkis, roboh di sebabkan arus air sungai Cipamingkis, Suryono Wasekjen DPP IWO INDONESIA angkat bicara.

“Suryono berpendapat bahwa keterangan saudara Iman itu tidak benar, saya sudah dua belas tahun tinggal di Cibarusah, dan kebetulan saya tinggal di Desa Sirna Jati, setiap hari saya melewati jembatan ini. Baru dua hari setelah pekerjaan selesai jembatan sudah retak, lalu ditambal dengan semen serta aspal, mungkin di lakukan oleh pemborong nya.” Kata Suryono
“Sambung Suryono, saya meminta kepada Dinas PUPR dan Kejaksaan Negeri Cikarang, untuk meninjau kembali dokumen lelang proyek Jembatan “CIPAMINGKIS”.Jika dalam investigasi yang di lakukan semua oleh pihak yang berwenang di temukan, adanya penyimpangan. “Saya meminta untuk di berikan hukuman, sebagai pelajaran bagi semua pelaksana atau oknum Dinas PUPR Kabupaten Bekasi yang nakal.” Pungkas Suryono

Jembatan Cipamingkis adalah jembatan penghubung antara beberapa desa yang ada di kecamatan Cibarusah, dan menjadi akses utama bagi masyarakat yang ada di wilayah Selatan Kabupaten Bekasi.

Reporter Raga Siliwangi Dan Juru Kamera Roma Wijaya

KABAR SUNARYA NEWS

KETUA UMUM GSMB ADAKAN RAPAT KONSOLIDASI DI KANTOR SEKERTARIAT RESORT 21 KABUPATEN BEKASI

CIKARANG,Rapat Konsolidasi Gerakan Solidaritas Masyarakat Bersatu GSMB Resort 21 Kabupaten Bekasi bersama Ketua Umum GSMB pusat Abah Miftahul Anwar di kantor Sekretariat Puri Cikarang Hijau Desa Karangasih Kec.Cikarang Utara.

Dalam kesempatan itu Abah Miftahul Anwar atau yang biasa di sapa Abah memberikan pembekalan kepada pengurus Resort 21 Kab.Bekasi,tentang peran pengurus GSMB dalam kehidupan sosial masyarakat,bahwa harus mempunyai aksi dan peran sosial yang bermanfaat seperti yang telah di contohkan abah sendiri yang sering terjun membantu masyarakat tidak mampu yang terkena musibah dengan menyediakan ambulan dan membantu mengurus jika ada mayarakat yang sakit ,kematian atau jika ada kendala dalam pelayanan rumah sakit.

Dalam kaitan struktur organisasi bahwa kepengurusan LSM GSMB harus ada dari tingkat Kabupaten sampai tingkat desa sehingga keberadaan GSMB agar lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,papar nya (13-02-19)

Pada kesempatan yang sama MA.Rahman SP ketua Resort 21 GSMB Kab.Bekasi berharap bahwa LSM GSMB dapat menjadi paradigma baru dalam peranan LSM di Kabupaten Bekasi dengan program program yang lebih bermanfaat seperti pemberdayaan masyarakat bersama Pemerintah Daerah dan elemen masyarakat lain nya.

Dengan demikian GSMB Resort 21 Kab.Bekasi bersama pengurusan sampai kepengurusan Distrik dan desa dapat berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat,harapan nya.(Abdul Rohman)

KABAR SUNARYA NEWS

IWO (Ikatan Wartawan Onlene) Indonesia Kabupaten Subang Audensi Sekaligus Melaporkan Kasus Perlindungan Anak Dibawah Umur Ke KPAD (Komisi Perlindungan Anak Daerah) Kabupaten Subang Jawa Barat

11 Maret 2019

Team IWO Indoneaia Kabupaten Subang Bersama Ketua KPAD Kabupaten Subang

Team IWO Indonesia Kabupaten Subang Audensi yang Sekaligus Melaporkan Terkait Masalah Kasus Anak dibawah Umur Ke KPAD Kabupaten Subang (11/03/19),Karna Banyak Permasalahan Kasus Anak dibawah Umur di Kabupaten Subang yang tidak muncul Kepermukaan,Ketua KPAD Kabupaten Subang Darmawan Santosa.SH Merespond Baik dan Berterimakasih Kepada Team IWO Indonesia Kabupaten Subang yang Masih mau peduli tentang Perlindungan Anak anak Bangsa Indonesia,terutama yang Dibawah Umur,Karna Kebanyakan Dalam Penanggulangan Kasus KPAD biasanya yang Jemput Bola Ujarnya,Team IWO Indonesia Melaporkan Tentang Kasus Anak Dibawah Umur Kepada KPAD Kabupaten Subang yang Menimpah Keluarga Ibu Aam Aminah (37) yang Anaknya Terbawa Arus Jaman,Sebut Aja Namanya Bunga (14) yang Memang harus menerima kenyataan Pahit karna Pergaulan yang tidak terpantau Orang tuanya,terbawa Oleh Anak anak Pank Atau Anak anak Bebas,Sampai sampai sudah dibatas ambang kewajaran Pergaulan Anak diusianya,Ketua KPAD Kabupaten Subang Darmawan Santosa.SH Mengatakan Bahwa Kasus Seperti Itu Memang Sangat Riskan Karna Pergaulan yang Salah akan Membawa Permasalahan dan Penyesalan dikemudian hari Ujarnya dan Kita selaku Masyarakat dan Lembaga Apa Bila Melihat Atau Mendengar harus dengan segera menginfokan atau mengadukan Permasalahan tersenut kepada Pihak Terkait,Karna Dengan Kita Berbagi Informasi Maka Penangulangan Kasus Anak Sibawah Umur Akan Berkurang Ujarnya dan Memang di KPAD Kabupaten Subang Sendiri Sebelum Team Iwo Indonesia Datang Sudah Ada Tiga Kasus yg Sedang ditanggulangi KPAD Kabupaten Subang Jadi Empat Kasus yang akan ditanggulangi Ungkapnya Kepada Team IWO Indonesia Kabupaten Subang,Dengan Kehadiran IWO Indonesia Dikabupatan Subang Semoga Bisa Mengurangi Kasus Kasus Masalah Anak Dibawah Umur.

KABAR SUNARYA NEWS

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai