Masyarakat Keluhkan Bau Air Limbah Yang Sangat Menyengat Di Kali CBL

Bekasi – globalnews.com
Terkait keluhan yang dirasakan oleh Masyarakat Kp.Rawalele Talang Rt. 003/ Rw.005 Desa Sukajaya Kecamatan Cibitung adalah menguapknya Kali CBL pada Siang dan Malam hari, karena air Kali CBL yang berada di wilayah Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi berbau tidak sedap saat mengalir deras jatuh ke Kali CBL. dari pembuangan Lubang Air Dernase yang berada digorong-gorong perbatasan antara Desa Kalijaya dan Desa Sukajaya mengalir ke Kali CBL yang terletak tepatnya di wilayah Kecamatan Cikarang Barat dekat PDAM.Rabu,24/07/2019

Adanya dugaan air limbah yang di keluhkan Masyarakat berbau tidak sedap saat terhirup pada Siang dan Malam hari, hal ini dapat merusak pernapasan masyarakat yang berada di sekitar bantaran Kali CBL Kp.Rawalele Talang sampai ke Kp.Brahol.
Dampak dari bau air limbah tidak sedap tersebut diduga berasal dari Perusahan yang tidak bertanggung Jawab di Wilayah Kecamatan Cikarang Barat yang diduga telah membuang Air Limbah seenaknya, karena dampak dari air limbah yang berada di Kali CBL sampai ke Tiga Desa yaitu Desa Sukajaya, Desa Kalijaya dan Desa Wanajaya.

Saat di konfirmasi oleh awak Media globalnews73oke,petugas lapangan Dinas PJT ll, Jafar yang sedang mengontrol pintu air talang,berbicara bahwa air limbah tersebut sudah ada sebelum dia bertugas di Wilayah tersebut,dan dia tidak tau berasal dari mana air limbah itu, karna dia baru bekerja (5) lima tahun.dan dia akan berbicara sama pimpinannya, terkait laporan dari masarakat masalah air limbah yang berbau busuk itu.
Kami awak Media langsung mehubungi Dinas Lingkungan Hidup (LH) H.Tedy melalui Whatsapp,tlp tersebut tidak di angkat nya,dan kami pun mengirim bukti poto rekaman Vidio air limbah yang ada di kali CBL,namun tidak ada tanggapan.Ini di duga ada pembiaran oleh dinas LH dan PJT ll.
Dengan adanya Air limbah tersebut mengalir ke Kali CBL belum di ketahui dari Perusahaan mana air limbah tersebut , maka.Dinas LH dan PJT II dapat segera menyikapi dugaan air yang mengalir berwarna Hitam dan Merah serta Putih Berbusa, karena bau yang di rasakan oleh Masyarakat di saat Siang hari dan yang di Malam hari, ini sangat mengganggu Pernapasan serta Kesehatan Masyarakat di tiga Desa tersebut, kalau ini terus di biarkan hawatir bisa dampak nya masyarakat kena penyakit paru-paru pernapasan.

Saat di temui Wartawan narasumber yang tidak mau di sebut nama nya, memaparkan, benar kalau.malam hari dan siang hari bau tidak sedap dari air limbah yang ada di Kali CBL tersebut, kata masarakat siang hari dan malam hari,yang paling sering di malam hari.bau sangat menyengat,bau minyak tanah,olie,bau busuk,dan sangat mengganggu pernapasan,harapan nya semoga pemerintah atau dinas terkait bisa menyelesaikan masalah ini,agar masarakat tidak lagi menghirup bau tak sedap dari air limbah tersebut dan terhindar dari penyakit,papar nya.

Pemerintah Daerah Kabupatben Bekasi Dinas LH dan Perum Jasa Tirta II dapat segera mengambil sikap dengan adanya keluhaan dari masarakat terkait bau tak sedap dari air limbah di kali CBL di dua Kecamatan,yaitu Kecamatan Cikarang Barat dan Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi.Agar segera bertindak cepat utuk menangani pencemaran air limbah di kali CBL tersebut.*
( Capang S )

Baru Tujuh Bulan Di Bangun Jembatan CBL Amblas.

Bekasi.
Baru saja kurang lebih tujuh bulan di bangun jembatan penghubung,Desa Wanasari yang terletak di kali CBL mulai amblas,yang sudah menghabiskan anggaran Milyaran Rupiah,dari anggaran APBD senilai Rp.9.107.710.000,- di Kecamatan Cibitung,Kabupaten Bekasi.
“Ada apa ya di balik pembangunan proyek jembatan tersebut sehinga secepat itu amblas.???

Saat Awak Media globalnews.com,melintasi jembatan/sasak tersebut amblas, dan sudah sangat besar dan menggangu pengguna jalan.Jum’at,19/07/2019

Pelaksana proyek jembatan tersebut.PT Udania Mandiri Utama,dengan No SPK:602.1/397/SPMK/PJJ/DPUPR/2018.
Dalam kegiatan pembangun proyek jembatan tersebut di duga,Konsultan,Pengawas dan Tim Pengawal Pembangunan pengaman Pemerintah Daerah (TP4D) kurang nya Pengawasan dan pengawalannya,sehinga terjadi Sasak/Jembatan tersebut amblas.

Saat Awak Media Kompirmasi pada nara sumber yang tidak mau di sebutkan Nama nya,amblas nya Sasak/Jembatan tersebut sekitar (1) satu bulan lebih papar nya.

Dengan Amblasnya sasak/jembatan CBL di Desa Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, agar Pemerintah daerah Kabupaten Bekasi,melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang,(PUPR) segera menegur

pelaksana proyek jembatan tersebut.Utuk memperbaiki jembatan/sasak tersebut.
Agar segera di Realisasikan secepatnya,dan bisa di gunakan pengguna jalan dengan aman.*
( Capang S )

DINAS LH DAN PJT II KURANG TANGGAP DALAM PENANGANAN PENCEMARAN KALI CILEMAH ABANG

Cikarang Pusat 18/07/2019 Persoalan yang melanda warga masyarakat Kabupaten Bekasi sangat kompleks dari kekeringan yang melanda di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi, sampah yang masih menumpuk dan belum efektif dalam penaganannya,dan saat ini masalah pencemaran kali yang sedang ramai jadi perbincangan di masyarakat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan Perum Jasa Tirta II dapat segera mengambil sikap dengan adanya dugaan Kali Cilemah Abang yang berada di wilayah Cikarang Utara tercemar, hal ini dapat diindikasikan terkesan Dinas LH dan PJT II telah melakukan pembiaran terhadap pencemaran air Kali Cilemah Abang tersebut, maka di kecam oleh beberapa Elemen Masyarakat Kabupaten Bekasi dan juga Kepala Desa, agar Bupati Bekasi H.Eka dapat mengintruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan PJT II segera mengungkap kasus pencemaran Air di Kali Cilemah Abang.

Saat di minta tanggapan Ketua LSM Gempal, “Ribah mengatakan, bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Pengamat Perum Jasa Tirta II Kabupaten Bekasi diduga telah melakukan suatu pembiaran dengan adanya kasus pencemaran Air di Kali Cilemah Abang yang mengalir ke persawahan warga di wilayah Kecamatan Cikarang Utara,” ujar Ribah.

Ribah menjelaskan, Bupati Bekasi, H.Eka agar dapat mengintruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk dapat segera melakukan investigasi keberadaan sumber saluran air yang diduga mencemarkan masyarakat, dan Dinas LH dapat melakukan kerjasama dengan pihak Perum Jasa Tirta II untuk mencari arus air yang mengalir ke Hulu Kali Cilemah Abang,” kata Ribah.

Ketua Gempal Kabupaten Bekasi, Ribah mengecam, bahwa Kepala Dinas Lingkungan Hidup,”H.Darmizon dan Jajarannya diduga tidak becus bekerja serta pihak PJT II dapat Kami indikasikan telah melakukan suatu pembiaran adanya air di Kali Cilemah Abang yang mengalir ke wilayah Hulu Kecamatan Karang Bahagia di keluhkan oleh Petani dan juga Masyarakat Kabupaten Bekasi,” tegas Ribah.

Abad Abdullah,SE selaku Ketua L- KPK PAN RI mengatakan, dampak dari pencemaran Kali Cilemah Abang di wilayah Cikarang Utara dan Kecamatan Karang Bahagia, hal ini dapat kami menduga keras itu semua adalah suatu pembiaran Dinas Lingkungan Hidup dan Perum Jasa Tirta II ada indikasi penerimaan Uang Suap dari pihak Pengusaha nakal agar pencemaran di Kali Cilemah Abang tidak terungakap,” kata Abad Abdullah, SE.

Abad Abdullah, SE menegaskan, bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tekesan diam seribu bahasa dan melakukan suatu pembiaran, karena menurut Ketua L- KPK PAN RI, bahwa Dinas Lingkungan Hidup tidak becus bekerja, karena menyikapi suatu permasalahan limbah yang ada di Kabupaten Bekasi diduga keras tidak pernah terealisasi untuk melakukan tugas dan pungsi sebagai Aparatur Sipil Negara,” tegasnya.

Disisi lain Suwanda saat di hubungi melalui Tlp Celluler mengatakan, mengenai air yang ada di Kali Cilemah Abang pihak Divisi PJT.II telah melaporkan ke Pimpinan PJT.II Jawa Barat terkait adanya dugaan pencemaran Kali Cilemah Abang,” kata Suwanda.

Suwanda selaku pihak PJT. II menjelaskan, seharusnya Pengamat PJT II yang berada di wilayah Cilemah Abang dapat segera melaporkan ke adaan aliran air ke Hulu Kali Cilemah Abang tersebut yang diduga tercemar oleh limbah Pabrik, agar Petani dan Masyarakat agar tidak resah, dan Pengamat PJT. II yang berada di pintu Air Lemah Abang dapat mencari solusi dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupatem Bekasi,” papar Suwanda.

Dengan adanya dugaan pencemaran Kali Cilemah Abang yang mengalir ke Hulu di Wilayah Cikarang Utara dan Kecamatan Karang Bahagia, hal ini masih di keluhkan oleh masyarakat melalui Kepala Desa di wilayah tersebut, dan para

Dinas terkait harus segera cepat menangani masalah pencemaran tersebut dan Bupati H.Eka Supria Atmaja harus cepat tanggap dan memerintahkan SKPD terkait.( Suryo Sudharmo )

DI DUGA OKNUM EKSTERNAL BFI TELAH MENIPU UANG PELUNASAN KONSUMEN 70.55000

Cikarang Bekasi 18/07/2019

Pesat nya technologi,dan perkembangan serta pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya dalam bidang perkreditan yang kian menjamur, dan menimbulkan sengketa, Pemerintah Pusat dengan DPR RI telah menerbitkan UU Fiducia No 42Tahun 1999 Tentang pengikatan secara Fiducia atau Tentang Jaminan Fiducia, untuk bersama sama menjalin komitmen dalam perjanjian kredit antara Penerima kredit( Debitur) dan Pemberi kredit( Kreditur).Pemerintah Pusat juga menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan( PMK) No. 130/PMK 010/2012 dan Peraturan Kapolri No.8 Tahun 2011″ Bahwa yang berhak menarik kendaraan yang menunggak kredit yaitu jurusita Pengadilan yang di dampingi oleh pihak Kepolisian bukan preman yang berkedok Debt colector.

Untuk mengantisipasi perbuatan atau tindakan secara paksa menarik unit kendaraan mobil atau motor dari Debitur yang menunggak, yang selalu di temui kasus tersebut oleh pihak lising yang memakai jasa Outsourcing ( jasa Penagihan).

DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Bekasi mengawal salah satu korban penipuan Eka Hayati, Ap, oleh pihak Debt colector yang berinisial” BM”yang mendapat Surat Tugas no 100/ ST/ PT RSG / VII /2019.yang bekerja sama dengan pihak BFI Finance Cabang Cikarang yang berlokasi di Ruko perkantoran Jababeka, Cikarang Bekasi.
Kronologi kejadian pada 10 Juli 2019 Mobil korban di tarik paksa & debitur juga ikut di bawa dengan menggunakan mobil derek yang sudah di siapkan oleh oknum debt collector untuk di bawa ke kantor BFI finance Bekasi tepatnya di ruko perkantoran Sun City, kota Bekasi.
pada malam sekitar pukul 00.00 persis di gerbang pintu masuk Djava Residence yang berada di wilayah hukum Kecamatan Cikarang Timur.
Ibu eka hayati , AP juga menambahkan bahwa beliau juga mendapatkan tindak kekerasaan yang diu lakukan oleh oknum debt collector yang berinisial ‘BM’ & dua orang rekan nya, Korban juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Kabupaten Bekasi dengan Surat laporan LP/673/476-SKPKT/VII/2019/Restro/Bekasi, pada tanggal lalu, jelasnya.

Menurut Ketua DPD LSM Laskar NKRI Ahmad Gasim menuturkan Kami selaku bagian dari sosial control bagi masyarakat sangat menyayangkan kejadian ini dan mengutukbkeras tindakan oknum tersebut, dan kami menekankan agar pihak

Kepolisian Polres Metro Kabupaten Bekasi harus cepat menindak oknum tersebut dan menegur pihak lising dan Outsourcing yang jelas jelas sudah merugikan dan menzolimi korban, Pungkasnya.( Suryo/ HSR)

Dinas Terkait Di Duga Tutup Mata.

globalnews.com.Bekasi.
Kerja bakti masarakat petani di dua Desa untuk membersikan rumput dan pendangkalan menggunakan manual dari pintu air talang sampai ke Desa masing masing.Sabtu,13/07/2019

Kerja bakti tersebut di kordinir oleh dua Kades Sukaasih,Nadih,dan Kades Sukahurip,Aan Kurniawan,Kecamatan Sukatani,Kabupaten Bekasi, yang mewakili masarakat nya terkait kekeringan yang melanda sekitar 500 Ha lahan pertanian yang berada di wilayahnya sudah tiga kali gagal panen, di karnakan debit air yang berkurang, sehingga tidak dapat mengairi sawah di dua Desa tersebut.

Dinas terkait terutama PJT ll dan Dinas pertanian Pemkab Bekasi di duga tutup mata dalam hal tersebut.

Saat di konfirmsai Wartawan, Dua Kepala Desa tersebut memaparkan ” Kekeringan yang melanda lahan pertanian di wilyahnya,di sebabkan dengan jebolnya sasak Talang atau Pintu air talang yang terletak di antara Desa Sukajaya dan Desa Wanajaya kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi. Hall tersebut menyebabkan gagal panen bagi petani, dan ini sangat meninbulkan permasalahan yang besar bagi aparatur Pemerintahannya tegasnya.

Masih dari,Nadih dan Aan Kurniawan lanjutnya”Kami sudah melakukan pengusulan Kepada dinas terkait khususnya PJT II, dan hanya perbaikan sementara dan itu tidak efektif dan maksimal nyatanya tetap saja kekeringan, karena debit air yang sedikit di dapat oleh para petani pungkasnya.

Saat di kompirmasi oleh Wartawan,ke toko masrakat dan Kadus Desa Sukahurip,(Mursid Robet) sebagai kontraktor,harapan masarakat agar dinas terkaiit,terutama PJT ll dan dinas pertanian Pemkab Bekasi,agar bertindak cepat

untuk memperbaiki sasak talang yang jebol tersebut.dan PJT ll juga harus meperhatikan saluran air yang menghabat jalanya debit air tersebut terutama dari pintu air talang sampai ke Desa Sukahurip,papar nya.

( Capang S )

Jalan Raya CBL Menanti Maut

Kabar Sunarya News – Bekasi

Terkait Jalan Raya CBL, Desa Kerta Mukti dan Mukti Wari, Kecamatan Cibitung menanti maut karena Jalan tersebut dapat membahayakan pengguna Jalan, pasalnya Jalan tersebut longsor di dua Desa yaitu Desa Kerta Mukti dan Mukti Wari, Kecamatan Cibitung.Rabu,10/07/2019

Dengan longsornya Jalan Raya CBL tersebut diharapakan oleh Masyarakat agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dapat segera merealisasikan dan juga Jalan Kp.Kedaung menuju Kp Pisang Batu yang berada di Desa Kerta Mukti, Kecamatan Cibitung dapat segera terealisasi.

Saat di temui Wartawan, Tokoh Pemuda bernama Jek mengatakan, bahwa longsornya Jalan Raya CBL di Desa Kerta Mukti, Kecamatan Cibitung, sangat membahayakan dan memperihatinkan, karena Jalan tersebut longsor dapat menanti maut,” ujarnya.

Disisi lain Masyarakat Kerta Mukti menjelaskan, bukan hanya Jalan Raya CBL saja yang longsor, bahkan ada juga Jalan Kp.Kedaung menuju Kp.Pisang Batu rusak parah, namun masyarakat sudah mengajukan kepada Kepala Desa Kerta Mukti,” Narjo diduga tidak menghiraukan Jalan Kp.Kedaung menuju Kp.Pisang Batu ,” kata Masyarakat.

Dengan adanya longsor Jalan Raya CBL diwilayah Kecamatan Cibitung, serta rusaknya Jalan di Kp.Kedaung menuju Kp.Pisang Batu di harapkan oleh Masyarakat, agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Bekasi dapat segera merealisasikan Jalan tersebut.*
( Capang S )

LAGI LAGI KEKERINGAN MELANDA LIMA KECAMATAN DI UTARA KABUPATEN BEKASI

Globalnews.com.Bekasi,26/06/2019

Kerja bakti Kepala Desa di lima kecamatan di utara Kabupaten Bekasi.yaitu Kecamatan Sukatani,Kecamatan Sukakarya,Kecamatan Sukawangi,Kecamatan Cabang Bungin,Kecamatan Babelan. utuk membendung Irigasi di kali CBL dengan menggunakan batu kali yang ada tercecer di kali tersebut,masarakat antusias mengangkat batu kali tersebut, utuk membuat bendungan yang nanti nya akan di corr melalu mobil molen. agar air tersebut mengalir lebih deras lagi.

Kerja bakti ini di wakili dan di kordinir oleh Kepala desa.Sukaringin,Royadi,Kepala Desa,Sukajadi,Eman Supriyatna,dan Kepala Desa,Sukakerta,Gisan Iswadi.dan turut serta bimaspol,babinsa,Sukatani,bimaspol,babinsa,Cabang bungin.

Anggaran tersebut di dapat. dari swadaya Kepala Desa yang ada di Lima Kecamatan tersebut.Dinas Pertanian pemkab Kabupaten Bekasi Di duga tutup mata dengan kejadian ini.
Saat di kompormasi dari Media dengan Kepala Desa,Sukaringi,Royadi,memaparkan, kebutuhan air di wilayah nya utuk mengairi lahan sawah sangat penting karena sebagian besar masarakat nya 80% penghasilan di dapat dari pertanian,klw sampai air tersebut tidak bisa naik ke persawahan tersebut maka terancam gagal panen.ini baru satu Desa saja sedang kan Satu ke Camatan,ada tujuh (7) Desa.Kalau lima Kecamatan,tiga puluh lima (35) Desa yg terancam gagal panen,kalau satu Desa rata – rata 300h berapa kerugian di tiga puluh lima (35) Desa tersebut.papar nya.

Kami pun dari Media mekompirmasi dengan pengamat dari PJT II,H Yasin memaparkan bahwa kejadian ini setiap tahun di laporkan/ajukan ke (BPWS) namun belum ada tanggapan.karna ini bukan wilaya (BPWS) citarum,melainkan melalui (BPWS ) Ciracas Cisadane Bogor”papar nya.

Harapan masarakat di lima kecamatan,dengan di adakan kegiatan kerja bakti ini semoga dinas dinas terkait bisa memperhatikanya,terutama dinas pertanian pemkab Kabupaten Bekasi,agar pertanian di wilaya masing masing tidak kekurangan air lagi.papar nya.

(Capang Sunarya)

LIMA KECAMATAN DI UTARA KABUPATEN BEKASI MENGALAMI KEKERINGAN

Globalnews.com.Bekasi,26/06/2019

Kerja bakti Kepala Desa di lima kecamatan di utara Kabupaten Bekasi utuk membendung Irigasi di kali CBL dengan menggunakan batu kali yang ada tercecer di kali tersebut,masarakat antusias mengangkat batu kali tersebut utuk membuat bendungan yang nanti nya akan di corr melalu mobil molen. agar air tersebut mengalir lebih deras lagi.

Kerja bakti ini di wakili dan di kordinir oleh Kepala desa.Sukaringin,Royadi,Kepala Desa,Sukajadi,Eman Supriyatna,dan Kepala Desa,Sukaketa,Gisan Iswadi.dan turut serta dari bimaspol,babinsa,Sukatani,bimaspol,babinsa,Cabang bungin.
Anggaran tersebut di dapat. dari swadaya Kepala Desa yang ada di Lima Kecamatan tersebut.Dinas Pertanian pemkab Kabupaten Bekasi Di duga tutup mata dengan kejadian ini.

Saat di kompormasi dari Media dengan Kepala Desa,Sukaringi,Royadi memaparkan kebutuhan air di wilayah nya utuk pengairan lahan sawah sangat penting karna sebagian besar masarakat nya 80% pengshilan di dapat dari pertanian klw sampai air tersebut tidak bisa naik ke persawahan tersebut maka terancam gagal panen.ini baru satu Desa saja sedang kan Satu ke Camatan,ada tujuh (7) Desa kalau lima Kecamatan,tiga puluh lima (35) Desa yg terancam gagal panen,kalau satu Desa rata – rata 300h berapa kerugian di tiga puluh lima (35) Desa tersebut.papar nya.

Kami pun dari Media mekompirmasi dengan pengamat dari PJT II,H Yasin memaparkan bahwa kejadian ini setiap tahun di laporkan/ajukan ke (BPWS) namun belum ada tanggapan.karna ini bukan wilaya (BPWS) citarum,melainkan melalui (BPWS ) Ciracas CisadaneBogor”papar nya.

(Capang Sunarya)

PENOLAKAN CAWABUP DARI LUAR KABUPATEN BEKASI SEMAKIN GENCAR DI SUARAKAN

Bekasi 22 /06/2019

Semakin dekatnya pemilihan calon Wakil Bupati Kabupaten Bekasi,semakin banyak nama dan kandidiat yang muncul baik dari kalangan politisi maupun birokrat.
Tetapi ada satu yang menjadi bahan issu yang tak kalah viralnya dikalangan masyarakat Kabupaten Bekasi yaitu dukungan pencalonan Wakil Bupatibyang datang dari luar Kabupaten Bekasi, H.Marjuki salah satu Bakal calon yang di sebut sebut maju dalam ajang pemilihan orang no 2 di Kabupaten Bekasi yanh saat ini Dia ( H.Marjuki ) yang berasal dari Kabupaten Kerawang.

Hal tersebut banyak mengundang reaksi penolakan dari berbagai elemen,ormas dan sebagian masyarakat Kabupaten Bekasi.

Maulana Yusuf Pribadi salah satu politisi dan tokoh pemuda menegaskan bahwa Dia secara pribadi menolak pencalonan H.Marjuki yang notabane nya dari luar Kabupaten Bekasi,dan ini memang tidak melanggar Undang Undang atau peraturan yang ada ,sejatinya di Kabupaten Bekasi masih banyak tokoh politisi ,birokrat yang mumpuni dan mampu memimpin Kabupaten Bekasi dan ini adalah hajat orang Bekasi dan pasti rasa patriotsme dari orang Bekasi tumbuh dan siap mengemban amanah dan tugas jika di percaya masyarakat Kabupaten Bekasi, tegasnya.

Lanjut Maulana Yusuf Pribadi yang akrab di sapa Beny ,H.Eka Supria Atmaja SH selaku Bupati mempunyai hak preogratif secara penuh berhak menentukan pendampingnya tanpa ada intervensi dari pihak manapun pungkasnya.
Dari beberapa penolakan yang sudah jelas datangnya dari APDESI Kabupaten Bekasi dan dari Beberapa Gabungan Ormas Bekasi AOB (Aliansi Ormas Bekasi) yang di ketuai oleh H.Zaenal Abidin.
Dari beberapa nama yang muncul anatara lain H.M Fauzy yang saat ini menjadi wakil ketua DPD Golkar provinsi Jawabarat,Novi Yasin Caleg DPRD Kabupaten Bekasi terpilih dari Partai Golkar dan masih banyak nama lain nya.

(Suryo sudharmo/Capang Sunarya)

KEPALA DESA KALIJAYA MENGADAKAN ACARA HALAL BI HALAL DAN SANTUNAN ANAK YATIM.

Bekasi,22/06/2019

Kepala Desa KaliJaya,Kecamatan,Cikarang Barat,Kabupaten,Bekasi.Dede Sulaiman,Mengadakan Acara Halal Bi Halal dan Santunan anak yatim.
Yang di laksanakan di halaman Kantor Desa KaliJaya,dan di hadiri tentu nya oleh aparat Desa KaliJaya.Dari staff,BPD,Bimapol,Babinsa,Rt/Rw dan jajaran nya.

Acara tersebut di hadiri kurang lebih 450. orang anak yatim, laki-laki dan perempuan.Dan di hadiri juga oleh tokoh masarakat,tokoh agama dan tokoh pemuda Desa KaliJaya.
Acara tersebut berjalan dengan baik lancar dan aman.

Kepala Desa KaliJaya. Dede Sulaiman. Dalam pidato nya,sangat berterima kasih atas kehadiran anak yatim dan tokoh masarakat,tokoh agama,dan tokoh pemuda,yang sangat antusias menghadiri acara tersebut.Acara tersebut sekaligus utuk menyambung tali siraturahim dan saling mengenal satu sama lain nya,terutama masarakat Desa,KaliJaya, umum nya.

Masih dari,Kepala Desa,KaliJaya. Dede Sulaeman.mengatakan bukan hanya acara tersebut saja yang akan di selenggarakan utuk kedepan nya.Dia akan meningkatkan lagi program” yang lain seperti sarana pendidikan,sarana ibadah infrastruktur pembangunan yang berkelanjutan agar bisa di nikmati oleh masarakat Desa. KaliJaya, umum nya.Pungkas nya.

( Capang Sunarya )

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai